BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Lampung dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur resmi menjalin hubungan kerjasama. Bertempat di Pendopo Sabha Swagata Blambangan Kabupaten Banyuwangi, Jumat (15/9), telah ditandatangani nota kesepakatan kerjasama kedua pemerintah daerah, masing-masing oleh Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dan Bupati Banyuwangi Hi.Abdullah Azwar Anas.

Nota kesepakatan bersama tersebut meliputi 8 bidang, yakni tata kelola pemerintahan, tata kelola pemerintahan desa, pariwisata dan kebudayaan, pelayanan perizinan, pertanian dan ketahanan pangan, pelayanan publik, pendapatan asli daerah, serta teknologi dan informasi.

Selain kesepakatan bersama, juga ditanda tangani perjanjian kerjasama (PKS) replikasi sistem informasi tata kelola pemerintahan berbasis elektronik.

Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dalam sambutannya berharap kesepakatan bersama tersebut dapat dilaksanakan dengan baik tanpa kendala yang berarti oleh kedua daerah. Begitupun dengan replikasi sistem tata kelola pemerintahan dalam upaya optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan berbasis IT atau e-governance dalam rangka mewujudkan tata pemerintahan yang bersih (clean governance).

Selain itu, Bupati Pringsewu juga mengungkapkan tujuan kedatangan jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu ke Bumi Blambangan ini adalah dalam rangka melihat dari dekat berbagai keberhasilan pembangunan yang telah dicapai oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, berikut potensi-potensi yang ada.

Pada kesempatan itu, secara santai Bupati Pringsewu Hi.Sujadi juga menuturkan bahwa di Kabupaten Pringsewu juga terdapat sebuah pekon (desa) yang bernama Banyuwangi. “Menurut para tetua desa, masyarakat Pekon Banyuwangi yang ada di Kabupaten Pringsewu ini dahulunya berasal dari Kabupaten Banyuwangi, sehingga dinamakan sesuai dengan daerah asalnya,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Hi.Abdullah Azwar Anas dalam sambutannya mengharapkan ada semacam ‘take and give’ dari kesepakatan kerjasama tersebut, dimana kedua daerah sama-sama diuntungkan.

Dikatakan Anas, saat ini kita dihadapkan pada kompetisi secara global. “Oleh karena itu, birokrasi harus diperkuat, dan second line harus dibangun, serta secara berkala dilakukan evaluasi. Reformasi birokrasi itu sangat penting, karena masyarakat membutuhkan pelayanan yang terbaik, sehingga kepuasan masyarakat lebih diutamakan. Masyarakat sekarang kita posisikan sebagai customer,” katanya.

Lebih lanjut Anas mengatakan hampir terjadi di pemerintah daerah dimana-mana bahwa antara jumlah pegawai dengan kebutuhan tidak berimbang. “Untuk itulah dibutuhkan langkah antisipasi, dan Pemkab Banyuwangi terus berupaya menciptakan inovasi-inovasi. Selain itu, antara permasalahan dan kebijakan harus sejalan dan cepat. Semoga kehadiran Bapak Bupati Pringsewu dan jajaran ke Banyuwangi akan membawa banyak manfaat, dan saya berharap masyarakat Pringsewu akan bertambah lebih sejahtera,” harapnya.

Turut hadir mendampingi bupati Pringsewu, ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Hj.Nurrohmah Sujadi, dari jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu diantaranya Sekretaris Daerah Drs.A.Budiman PM, MM, para asisten, inspektur, serta sejumlah kepala OPD Kabupaten Pringsewu, dan para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi sendiri.

Pada kesempatan tersebut, seusai penandatanganan nota kesepakatan, Bupati Pringsewu Hi.Sujadi didampingi Bupati Banyuwangi Hi.Abdullah Azwar Anas dan jajaran menyempatkan diri berkeliling area pendopo,meninjau Rumah Osing yakni rumah tradisional asli masyarakat Osing yang merupakan penduduk asli Banyuwangi, serta melihat dari dekat Sumur Sri Tanjung, yang merupakan situs bersejarah asal mula nama Banyuwangi berasal, yang juga berada di dalam komplek Pendopo Sabha Swagata Blambangan Kabupaten Banyuwangi.

Serta dilanjutkan dengan melihat-lihat kondisi bangunan pendopo dan guest house untuk menginap tamu-tamu pejabat negara yang bentuknya sangat unik, karena terkesan seperti berada di ruang bawah tanah, yang kesemuanya masih berada dalam komplek Pendopo Sabha Swagata Blambangan, yang merupakan kediaman resmi atau rumah jabatan Bupati Banyuwangi. (© Isnanto Hapsara / Humas Pemkab Pringsewu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *