penutupan junggle survival kwarcab pringsewu di pagasan pagasan 2

PAGELARAN UTARA – Kegiatan Jungle Survival di Pagasan Resort ditutup oleh Ketua Pramuka Kwarcab Pringsewu H. Fauzi, hari ini Minggu, 23 Agustus 2020, bertempat di Pagasan Resort, Pekon Pagasan, Kecamatan Pagelaran Utara. H. Fauzi didampingi oleh Sekretaris Kwarcab Supriyanto, M.Pd, Waka.1 Sigit Budiarto, S.Pd, Waka.3 Mugiyanto, S.Kom, Waka.4 Ismungin, S.Pd, Waka VI Drs. Samsir Kasim, M.Pd.I, Sekretaris Bidang Publikasi Berta Niken,M.Pd dan sejumlah Ambalan Kwarcab Pringsewu.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bidang Bina Muda dan DKC Pramuka Kwarcab Pringsewu dalam rangkaian hari Pramuka ke-59 tahun 2020. Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 21-23 Agutus 2020, dengan mengusung tema “Pramuka Sahabat Alam” yang juga merupakan salah satu perwujudan dasadarma Pramuka ke-2 Cinta Alam dan Kasih Sayang sesama Manusia. Junggle Survival diikuti oleh masing-masing 4 anggota DKR perwakilan dari 9 Kwaran.

Dari dialog santai yang digelar di Bumi perkemahan terungkap bahwa Peserta Jungle Survival merasa senang, karena banyak pengalaman dan ilmu berharga yang didapat dalam kegiatan Jungle Survival ini, meskipun harus melewati rintangan alam dalam kegiatan susur Rimba dan bertemu dengan jejak Binatang hutan. “Pengalaman ini menjadi kenangan indah dalam kehidupan”, ujar salah satu peserta.

H. Fauzi berpesan kepada para peserta Jungle Survival agar sebagai anggota Pramuka untuk selalu mencintai alam dan selalu senang dimanapun berada, sehingga meskipun terasa letih tetap bahagia. Kegiatan ini juga bisa menjadi catatan sejarah kehidupan dikemudian hari. Dari kegiatan ini pula kita bisa belajar tentang arti kekompakan dan kerjasama meskipun kelak sudah terpisah dan punya kegiatan yang berbeda.

Selanjutnya dalam kesempatan yang sama, H. Fauzi juga mengadakan dialog dengan Gabungan Kelompok Tani Pekon Sumber Bandung dan Kelompok Sadar Wisata. Para peserta menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan pengembangan obyek wisata Pagasan dan Areal Perkebunan Register 22 yang ada di obyek tersebut. Harapan mereka kiranya Pemkab Pringsewu dapat berperan serta dalam pengembangan obyek wisata. (kominfo/amri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *